Selamat Datang di Website Resmi Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh

BPS Aceh Gelar FGD Statistik Sektoral

Kategori : Daerah Selasa, 04 Desember 2018 - Oleh rahmad

Banda Aceh | Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) pembinaan dan penguatan statistik sektoral Provinsi Aceh dengan tema " Kualitas Data Organisasi, Wajah Organisasi" di Aula BPS Aceh, Selasa (4/12/2018).

Kepala Subdirektorat Rujuk Statistik Ir. Ahlam, M.Si mengatakan bedasarkan data-data yang berbeda yang terjadi selama ini, pemerintah mengambil inisiatif membangun satu data Indonesia yang meliputi empat prinsip yaitu adanya standar data, meta data, interoganitas dan preferensi.

Menurut Ahlam, empat prinsip ini harus sama-sama dilaksanakan oleh Bappeda selaku koordinator atau ketua forum data berdasarkan Permendagri Nomor 98 Tahun 2018. Selanjutnya wali data dipegang oleh Dinas Kominfo sebagai wakil.

Menurutnya, di dalam Peraturan Mendagri itu ada 5 tahapan untuk menyusun e-Database yaitu inventaris data yang dilakukan oleh Bappeda dengan produsen. Kedua, pengumpulan data antara produsen dengan wali data Dinas Kominfo. Kemudian memasukan data produsen dengan Bappeda.

Tahap keempat adalah tahap pemeriksaan validasi data antara dengan Bappeda dengan wali data. Terakhir, evaluasi oleh Bappeda dan produsen data.

Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminiasi Statistik Oriza, Santifa, S.Si, M.Si mengatakan pemerintah menginginkan satu jalur agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengumpulan data. Seperti halnya setiap kementerian sudah menerapkan prosedur satu data dan akan disepakati secara kedaerahan untuk dikeloka dalam satu jalur. Contohnya seperti angka kemiskinan dan jumlah data penduduk.

"Secara nasional BPS sudah bekerja sama dengan kominfo untuk melaksanakannya dan seperti halnya di aceh sudah ada sistem informasi aceh terpadu yang sedang dibangun untuk tujuan satu data," jelasnya. (gl/ri)