Selamat Datang di Website Resmi Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh

Ribuan Siswa Ikuti Simulasi Evakuasi Bencana

Kategori : Daerah Sabtu, 01 Desember 2018 - Oleh rahmad

Banda Aceh | Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh menggelar simulasi evakuasi mandiri bencana gempa tsunami di Museum Tsunami, Sabtu (1/12/2018). Simulasi evakuasi itu merupakan bagian dari Festival Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB).

Acara simulasi diikuti ribuan anak sekolah dari 14 sekolah di sekitar Lapangan Blangpadang Banda Aceh. Dalam simulasi, siswa tersebut bersama gurunya bergerak cepat ke Museum Tsunami Aceh dan Gedung Dakwah/Masjid Muhammadiyah yang merupakan titik evakuasi pada simulasi tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek, yang diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bobby Syahputra, mengatakan kegiatan pengurangan resiko bencana ini menjadi program prioritas Pemerintah Aceh 5 tahun ke depan.

"Untuk tahun 2019, simulasi pengurangan resiko bencana akan dilakukan di hotel, rumah sakit dan saran publik lainnya," sebutnya.

Di tempat yang sama, Dewan Pakar Forum Pengurangan Risiko Bencana Dr Taqwaddin mengatakan, bencana adaah sesuatu yang tidak pasti akan terjadi, maka kita semua perlu bersiap-siap memitigasi terhadap kemungkinan terjadi bencana.

"Mitigasi bencana adalah pembelajaran diri untuk mengurangi risiko bencana yang akan kita hadapi supaya terhindar dari bencana," katanya.

Negara-negara maju juga telah mewajibkan kepada seluruh pelajar untuk megikuti simulasi mitigasi kebencanaan.

"Simulasi-simulasi seperti ini harus terus dilakukan secara rutin, manakala terjadi bencana kita sudah mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk terjadinya pengurangan resiko bencana," harapnya.

Selain simulasi, rangkaian Festival Sekolah/Madrasah Aman Bencana tahun 2018 yang direncanakan berlangsung hingga minggu akan diisi kegiatan aneka perlombaan bertema bencana, workshop kebencanaan.

Kegiatan tersebut juga diisi penyerahan anugerah kepada mereka yang dinilai aktif dalam kegiatan dan penelitian, penanggulangan maupun pengurangan risiko bencana.(hy/jl)